Cara Menghitung Potensi Keuntungan Saham Perbulan

Anak muda saat ini mulai memiliki kesadaran mengenai pentingnya berinvestasi. Adanya investasi bisa menjadi salah satu income pasif dan menjadi tabungan di masa depan. Namun, ketika memutuskan untuk berinvestasi seorang investor harus memiliki paham cara menghitung potensi keuntungan yang diperoleh dari penanaman modal. Berikut ini cara menghitung potensi keuntungan saham perbulan yang wajib anda tahu.

Cara Menghitung Keuntungan dari Saham yang Dibeli

1. Pentingnya Rasio Modal yang Dikeluarkan

Rasio modal yang dikeluarkan atau bisa disebut sebagai ROI harus diperhitungkan dengan baik karena ini menentukan seberapa besar kemampuan anda untuk mengembangkan investasi. Seringkali para pemula bisnis hanya berfokus pada keuntungan bersih tanpa memperhatikan rasio modal yang dikeluarkan tersebut. Bukan sebuah jamian jika investor yang mendapatkan pendapatan yang lebih punya potensi yang besar jika usahanya berkembang.

2. ROI menentukan Keuntungan di Masa Depan yang Lebih Besar

Anda perlu memperhitungakan berapa ROI karena ini menentukan keuntungan yang lebih banyak di masa depan. Sebagaimana contoh jika ada investor dengan keuntungan Rp 200 juta tetapi ROI nya hanya 30 persen. Sedangkan investor yang lain mendapatkan keuntungan Rp 180 juta dengan ROI 90 persen, maka investor ini memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan investasinya.

3. Cara Menghitung ROI

Perhitungan potensi keuntungan saham perbulan cukup mudah. Hasil dari ROI dinyatakan dalam bentuk persentase dan tidak ada peraturan yang ketat dalam menghitungnya. Cara menghitungnya cukup mudah yaitu dengan mengurangi jumlah pendapatan dengan jumlah modal. Selanjutnya hasilnya dibagi dengan modal yang dikeluarkan dan dikalikan seratus persen. Semakin besar persentasenya, maka potensi keuntungan semakin besar.

4. ROI menjadi Acuan Pengembangan Usaha

Jika kamu berniat untuk mempertahankan usaha, maka sebaiknya lakukan pengecekan ROI secara rutin. ROI akan memberikan gambaran mengenai bagaimana usaha tersebut dikembangkan. Jika menginginkan suatu pengembangan, maka kamu harus berani mengeluarkan modal yang lebih besar. Margin keuntungan yang sangat kecil akan membuat nilai ROI juga kecil sehingga sulit dilakukan pengembangan.

Jika kamu mengingkan agar perhitungan ROI lebih mudah untuk potensi keuntungan saham perbulan, maka sebaiknya tetapkan kalender fiskal dalam periode yang tetap. Selanjutnya kamu bisa menghitung berapa potensi keuntungan yang diperoleh dengan besaran pedapatan tersebut. Sangat miudah bukan?

5. Memanfaatkan Efek Coumpunding

Kamu bisa memaksimalkan potensi keuntungan dengan cara menginvestasikan bunga keuntungan yang diperoleh. Semakin banyak bunga keuntungan yang diinvestasikan kembali, maka akan semakin banyak keuntungan yang diperoleh. Hal ini seringkali disebut dengan efek compunding. Efek compounding sangat efektif untuk usaha jangak panjang karena potensi keuntungan yang akan diperoleh tentunya semakin banyak.

6. Perhitungan Keuntungan untuk Reksadana

Salah satu jenis investasi yang bisa dipilih untuk anak muda adalah reksadana. Perhitungan keuntungan dari reksadana menggunakan NAB/UP. Keuntungan jika berinvestasi di sini adalah minimum modal yang dibutuhkan yaitu Rp 100 ribu. Namun, perhitungan keuntungan saham perbulan sulit dilakukan karena biasanya membutuhkan jangka waktu yang cukup lama yaitu lima tahunan. Dana investasi ini bisa dihitung dengan mengalikan NAB/UP dengan total UP yang dimiliki.

Investasi di masa muda memang harus dilakukan sebagai salah satu bentuk tabungan di masa depan. Namun, sebelum berinvestasi anda harus memilih tempat yang tepat dan memperhitungan keuntungan serta potensi keuntungan di masa depan agar keuntungan yang anda peroleh semakin banyak. Selain itu, hal ini bertujuan agar usaha tersebut lebih potensial untuk dikembangkannya di masa depan.

Leave a Comment