Hukum Perusahaan Keluarga dan Batasan Keterlibatan Setiap Anggotanya

Bisnis keluarga merupakan bentuk bisnis yang melibatkan sebagian anggota keluarga untuk melakukan manajemen atau kepemilikan perusahaan. Suatu bisnis dapat dikatakan sebagai bisnis keluarga, jika setidaknya ada dua generasi dalam keluarga yang terlibat dan mempengaruhi kebijakan perusahaan. Berikut ini prinsip manajemen dan hukum perusahaan keluarga yang perlu diketahui sebelum membangun bisnis keluarga.

Prinsip Prinsip Manajemen Bisnis Keluarga

Bisnis keluarga tentunya berbeda dengan bisnis yang dijalankan secara pribadi. Keuntungan dari bisnis ini, tercipta adanya kepercayaan satu sama lain. Namun, bisnis keluarga juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya anggota keluarga yang terlalu mementingkan keluarga, sehingga manajemen perusahaan tidak dapat dilakukan secara profesional. Maka dari itu, bisnis keluarga juga harus dijalankan dengan tetap memperhatikan prinsip dan aturan di dalam berbisnis.

Prinsip pertama dalam manajemen bisnis keluarga yaitu prinsip kejujuran. Fungsi kejujuran yaitu untuk membangun kepercayaan dan mengembangkan masyarakat. Kejujuran menjadi pondasi yang kuat untuk membangun bisnis keluarga. Problematika perusahaan sering muncul, saat pengusaha tidak jujur kepada pekerjanya. Prinsip yang kedua yaitu prinsip keadilan. Perusahaan harus menegakkan keadilan kepada para karyawan dan dilarang memecat karyawan tanpa sebuah alasan.

Maka hukum perusahaan keluarga diperbolehkan saat para pemilik perusahaan menerapkan konsep yang adil sebagai pembuat kebijakan perusahaan. Meskipun sebenarnya mereka bebas mengangkat atau memberhentikan karyawan atau menilai kompensasi serta menentukan keadaan sekitarnya. Bahkan negara juga menetapkan peraturan untuk menerapkan prinsip keadilan antara perusahaan dengan karyawan dengan menetapkan Upah Minimum Kota (UMK).

Prinsip manajemen yang ketiga yaitu kelestarian lingkungan hidup. Dalam hal ini, para pemilik perusahaan dilarang melakukan pencemaran lingkungan yang bisa menyebabkan kerugian bagi masyarakat di sekitarnya. Jika terjadi hal tersebut, maka mereka wajib memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang terkena dampaknya. Sedangkan prinsip yang terakhir yaitu prinsip keselamatan konsumen, dimana perusahaan dilarang menjual produk yang merusak kesehatan konsumen.

Hukum Bisnis Keluarga dan Batasan Keterlibatan Anggota

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran perusahaan, maka hukum perusahaan keluarga harus disesuaikan dengan peraturan yang telah ditetapkan dalam UUD nomor 40 Tahun 2007 tentang PT. Di dalam undang undang tersebut diterangkan jika manajemen bisnis keluarga harus dipisahkan dengan manajemen PT. Adanya batasan batasan ini memberikan keuntungan tersendiri bagi bisnis keluarga.

Keuntungan pertama yaitu konflik yang terjadi di dalam keluarga tidak akan mempengaruhi kebijakan perusahaan. Hal ini dikarenakan pengambil alih kekuasaan harus dijalankan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dalam undang undang PT. Selanjutnya manajemen perusahaan juga tetap dijalankan oleh tim direksi yang dipilih dan diangkat oleh RUPS. Dengan demikian, bisnis keluarga tidak akan bertindak sewenang wenang terhadap pengelolaan perusahaan.

Setiap pemegang saham tidak boleh memaksa tim direksi untuk menerapkan kebijakan sesuai kemauan mereka, melainkan harus tetap melaksanakan tugas dan peran sesuai yang ditetapkan oleh UU PT. Maka owner harus taat terhadap prinsip manajemen keluarga. UU PT pasal 3 ayat 2 menjelaskan jika tanggung jawab pemegang saham bisa sampai pada kekayaan pribadi yang dapat menimbulkan kepailitan perusahaan, sehingga melanggar hukum perusahaan keluarga.

Masalah yang sering terjadi dalam bisnis keluarga yaitu tentang profesionalisme. Hal ini disebabkan para pemegang saham yang ingin menerapkan kebijakan semaunya, sehingga hak direksi menjadi terbatas. Maka dari itu, bisnis keluarga harus menjalankan prinsip yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh undang undang. Selain itu, masalah keluarga juga tidak boleh dibawa dalam perusahaan, yang bisa menyebabkan kinerja perusahaan menurun.

Leave a Comment