Apakah Penjualan HP Menurun Akibat Corona?

Di tengah pandemi virus corona yang mulai muncul di Indonesia sejak awal Maret 2020 ini membuat banyak sektor industri pun mengalami kemunduran. Salah satu sektor yang terkena imbas dari virus satu ini adalah dalam bidang smartphone. Tak dapat dipungkiri banyak dampak yang terjadi akibat dari wabah yang melanda seluruh dunia ini. Untuk itu, anda bisa mengetahui bagaimanan penjualan HP yang menurun akibat adanya bencana satu ini.

HP Xiaomi yang Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020 ini, memang memiliki dampak besar terhadap ekonomi global, tak terkecuali dalam sektor teknologi terutama smartphone. Akan tetapi, perusahaan ponsel asal China yakni Xiaomi memiliki sifat yang tetap optimis menghadapi wabah satu ini. Dimana ia pun memiliki sikap yang percaya diri bahwa perusahaan yang memproduksi Redmi ini akan tetap baik baik saja ketika menghadapi krisis satu ini.

Hal ini pun dikatakan bukan tanpa adanya sebab. Pasalnya, Alvin Tse selaku Country Director Xiaomi Indonesia mengatakan bahwa permintaan untuk produk ponsel satu ini pun tetap akan tinggi meskipun di tengah merebaknya virus Covid – 19. Ponsel yang bisa digunakan untuk mencari tahu bagaimana cara transfer pulsa tanpa biaya melalui internet ini pun tetap laris di pasara. Pasalnya, harga miring yang ditonjolkan oleh smartphone tersebut, telah menjadi daya tarik tersendiri.

Hampir sama dengan Xiaomi Global, maka Xiaomi Indonesia pun juga memiliki strategi untuk tidak mengambil keuntungan lebih dari lima persen dari margin penjualan produk. Sehingga hal ini yang membuat Xiaomi memiliki ponsel dengan harga yang ramah di kantong. Untuk itu, tak heran apabila permintaan pasar akan ponsel satu ini pun masih tetap tinggi meskipun di tengah pandemi.

Turunnya Penjualan Ponsel Pintar di Seluruh Dunia

Berbanding terbalik dengan Xiaomi yang mengatakan bahwa ponselnya tetap memiliki pembeli di tengah wabah ini, maka pasar smartphone dunia pun mengalami penurunan yang signifikan pada pandemi ini. Hal tersebut dikatakan bahwa pada kuartal pertama di tahun 2020, penjualan smartphone berada di bawah angka 300 juta unit. Hal ini pertama kali terjadi sejak tahun 2014.

Dimana untuk kuartal pertama ini mengalami penurunan yakni sekitar 13 persen dari tahun ke tahun. Untuk merek ponsel pintar sendiri, Samsung yang merupakan ponsel dengan fitur internet yang akan bisa mencari tahu tentang cara transfer pulsa tanpa biaya ini, memimpin pasar smartphone. Hal ini dikarenakan ponsel pintar dari Korea ini menangkap hampir seperlima dari pengiriman smartphone ke seluruh dunia.

Sedangkan untuk urutan kedua disusul dengan Huawei dengan dorongannya di negara China. hal ini tentu saja melampaui pengiriman Apple. Dimana lebih dari setengah pengiriman ponsel pintar untuk Huawei sekarang berada di China. Namun, perusahaan dengan ciri khas logonya yakni buah apel yang tergigit tetap tangguh menghadapi krisis ini. Hal tersebut dikarenakan pengiriman untuk ponsel Apple hanya menurun sebanyak 5 persen. Sehingga dampak di Asia dan Eropa ringan.

Jika berbicara tentang penurunan maka ponsel menjadi salah satu industri yang mengalami kemerosotan di tengah pandemi. Hal ini dikarenakan banyak sekali orang yang kehilangan pekerjaan di momen ini. Sehingga, masyarakat pun cenderung membeli bahan yang sekiranya diperlukan untuk bertahan hidup. Sebut saja seperti makanan pokok, masker, dan juga obat obatan. Untuk itu, tak heran jika sektor smartphone mengalami penurunan di tengah wabah covid – 19 ini.

Leave a Comment